Jannik Sinner meraih gelar Grand Slam pertama dalam kariernya usai menjuarai Australia Open 2024 dengan mengalahkan Daniil Medvedev, Minggu (28/1).

Semakin membanggakan, ia mengangkat trofi setelah menang secara comeback.
Pemain asal Italia itu sempat tertinggal pada dua set pertama sebelum membalikkan keadaan untuk menang dengan skor 3-6, 3-6, 6-4, 6-4, 6-3.

Sinner yang kini berusia 22 tahun mengaku bahwa dirinya memang sempat kesulitan pada fase awal. Namun, pada set ketiga, ia berhasil memaksimalkan peluang kecil dan nyatanya berbuah besar.

“Saya sangat bangga. Ini adalah pertandingan yang sangat berat. Dia memulai dengan baik. Dia membuat saya bergerak-gerak di lapangan,” kata Sinner.

Baca juga: Bayern Munich Batal Rekrut Kieran Trippier

“Saya tidak bisa memainkan rencana permainan saya. Namun, entah bagaimana, pada set ketiga saya berusaha mencari peluang kecil yang kemudian saya manfaatkan,” lanjutnya.

“Pertandingan pun berubah dan saya sangat senang dengan cara saya memperbaikinya,” tegas Sinner.

Kemenangan ini memang istimewa karena sejak era Open, hanya kali kedua di Australia Open seorang pemain bisa meraih kemenangan setelah tertinggal dua set dan kali kedelapan untuk seluruh ajang Grand Slam.

Sementara itu, bagi negaranya, Sinner menjadi pemain ketiga yang berhasil menjuarai Australia Open. Terakhir kali, Adriano Panatta melakukannya pada 1976.